Pengaruh Pendampingan Kader Kesehatan Terhadap Peningkatan Kesehatan Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar

  • zainab zainab Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Keperawatan
  • Evy Marlinda
Keywords: Pendampingan, Kader Kesehatan, kesehatan keluarga

Abstract

Latar belakang :Program Indonesia Sehat terutama bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia dengan cara meningkatkan derajat kesehatan dan stautus gizi di masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan melalui pendekatan keluarga dengan mengacu pada kegiatan PHBS yang dilakukan oleh keluarga sebagai indikator kesehatan keluarga. Untuk meningkatkan kesehatan keluarga dapat dikembangkan diantaranya adalah keterlibatan tenaga dari masyarakat termasuk dalam hal ini adalah kader kesehatan. Keterlibatan kader kesehatan dalam peningkatan kesehatan keluarga dapat dilakukan dengan pendampingan pada keluarga. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendampingan kader kesehatan terhadap peningkatan kesehatan keluarga di wilayah kerja Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan eksperimen semu dengan mengelompokkan subjek penelitian ke dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga di wilayah kerja Puskesmas Astambul, sedangkan sampel yang diambil adalah 30 keluarga untuk kelompok perlakukan dan 30 keluarga untuk kelompok kontrol. Pengukuran kesehatan keluarga sebelum dan sesudah intervensi dilakukan setelah kunjungan kader kesehatan ke keluarga sebanyak 4 kali. Analisa data yang dipergunakan adalah dengan Paired sample t test, dan Independet sample t test, dengan tingkat kepercayaan 95 %. Kesimpulan pendampingan memberikan pengaruh terhadap peningkatan kesehatan keluarga. Saran Puskesmas dapat meningkatkan pendampingan kepada keluarga secara aktif dengan melibatkan kader kesehatan yang ada dengan melakukan kunjungan rumah disertai dengan kegiatan penyuluhan kesehatan, konseling dan diharapkan Keluarga meningkatkan perilaku hidup bersih sehat terutama meningkatkan kesadaran untuk tidak merokok, menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional, mempunyai akses sarana air bersih serta mempunyai dan menggunakan jamban sehat.

References

Friedman, Marilyn.M et al, 2013. Buku Ajar Keperawatan Keluarga. Riset, Teori Dan Praktik, edisi 5 Alih Bahasa, Achir Yani et al. Jakarta : EGC
http//Pendampingan.com/2010/11/07/akses tanggal 23 Agustus 2018

http//Indonesia sehat pendekatan keluarga/ akses tanggal 3 September 2018

Kusfriyadi, M. K., Sugiyanto, S., & Dewi, F. U. (2019). Pengaruh Pendampingan Kader Terhadap Perilaku Gizi Ibu Dan Status Gizi Balita. Mahakam Nursing Journal (MNJ), 2(5), 187-196.
Lawrence, G.W. 1991 Health Promotion Planning an Educational & Environmental Approach. Second edition. Mayfield Publishing Company.
Maesaroh, S. dan Sulistyorini, E., 2018. Gambaran Keluarga Berdasarkan Indeks Keluarga Sehat Di Busukan RT 01 RW 27 Mojosongo Jebres Surakarta Tahun 2017. Jurnal Kebidanan Indonesia: Journal of Indonesia Midwifery, 9(2). 69-76
Mubarak, et al, 2012. Keperawatan Komunitas 2,Jakarta : Salemba Medika

Murwani, Arita dan Sri Setyowati, 2010. Asuhan Keperawatan Keluarga.Yogyakarta : Fitramaya
Notoatmodjo. S. 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Setiawan, Ridwan, 2016. Teori dan Praktek Keperawatan Keluarga. Semarang : Unnes Press
Setyoadi, Ahsan, Abidin, A.Y. (2013). Hubungan Peran Kader Kesehatan dengan Tingkat Kualitas Hidup Lanjut Usia. Jurnal Ilmu Keperawatan Univ Brawijaya, 1( 2), 183-192.
Veronika, N., Nuraeni, A., & Supriyono, M. (2017). Efektifitas Pelaksanaan Pendampingan Oleh Kader Dalam Pengaturan Diet Rendah Garam Terhadap Kestabilan Tekanan Darah Lansia Dengan Hipertensi Di Kelurahan Purwoyoso Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 9(1)
Published
2020-05-28